Edit Content
Click on the Edit Content button to edit/add the content.

Masjid Al Akbar Surabaya:Ikon Kubah Biru Terbesar Kedua

Masjid Al Akbar Surabaya - instagram.com/@masjidalakbarsurabaya

Masjid Al Akbar Surabaya adalah salah satu tempat beribadah yang mencolok dan megah di Jawa Timur sebagai arsitektur modern Islam di Indonesia. Bangunan ini diresmikan pada tahun 2000, saat itu sudah langsung menjadi sorotan publik dan mendapatkan predikat sebagai Masjid terbesar kedua di Indonesia, setelah Masjid Istiqlal Jakarta. Bangunan ini terbilang sangat luas dan mampu menampung puluhan ribu jamaah sekaligus dalam satu waktu. Desainnya futuristik, tapi tetap berpegang teguh pada desain islamic yang agung, sehingga menjadikannya model bagi bangunan-bangunan beribadah besar kontemporer lainnya di seluruh Nusantara.

Masjid Al Akbar Surabaya memiliki lahan seluas 11,2 hektar dan dirancang oleh tim arsitek yang memenangkan kompetisi nasional. Desain yang mencolok biru kehijauan menjadi keunikan utama dari bangunan beribadah ini, sehingga mudah bagi para jamaah lokal maupun wisatawan langsung mengenalinya. Penerapan warna ini bermakna untuk membuat vibes ketenangan, kedamaian, dan spiritualitas yang mendalam. Bangunan utama dari tempat beribadah ini terinspirasi dari daun bunga yang masih kuncup. Jadi kesannya terlihat megah, anggun, dinamis. Dengan pemilihan arsitektur yang cermat tentunya bisa dipadukan dengan seni dan estetika untuk memuliakan rumah Allah

Masjid Al Akbar Surabaya: Keunikan Kubah dan Menara 99 Meter

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, kubah masjid biru Surabaya ini menjadi daya tarik visual utama yang mencolok. Kubah yang di desain dengan ukuran besar, megah, didampingi oleh sempat kubah yang ukurannya lebih kecil. Kubah tersebut disokong oleh empat pilar, fungsinya bukan hanya penyangga bangunan, tapi juga sebagai elemen dekoratif yang menambah kesan monumental.

Keunikan lain dari masjid ini adalah menara tunggal yang menjulang setinggi 99 meter, angka 99 meter ini memiliki makna Asmaul Husna, yakni nama-nama Allah. Fungsi dari menara ini sebagai titik fokus visual dan minaret modern untuk mengumandangkan adzan. Tidak hanya itu, disana juga menawarkan balkon observasi yang dapat diakses oleh siapa saja, hal ini mencerminkan keterbukaan masjid terhadap masyarakat umum dan edukasi.

Desain Interior dan Dekorasi: Kombinasi Modernitas dan Kaligrafi

Dekorasi bangunan beribadah di Surabaya ini menerapkan perpaduan yang sangat menarik antara penggunaan material modern dengan sentuhan kaligrafi islam yang simbolic.

  • Plafon dan Pilar: di ruang utama banyak pilar-pilar yang menjulang tinggi dengan hiasan ornamen minimalis. Plafonnya didesain sanat luas, menciptakan kesan lapang, dan ditopang oleh material baja yang diekspos secara halus.
  • Mihrab terbesar: selain areanya yang dikenal sangat luas dan dapat menampung ribuan orang. Tempat beribadah ini juga dikenal karena memiliki mihrab yang sangat besar dan indah yang dihiasi kaligrafi berukir tegas nan elegan. Kemegahan mihrab ini secara visual menegaskan kemulian tempat seorang imam yang memimpin shalat.
  • Vintilasi dan pencahayaan: Penggunaan cahaya alami dan sistem ventilasi yang baik, dinding dihiasi dengan stained glass berukuran besar membuat kesan yang hangat pada saat shalat.

Inovasi Fungsional dan Kenyamanan Jamaah

Indah dan fungsional, itu adalah gambaran dari masjid terbesar kedua yang ada di Surabaya ini. Fasilitasnya yang lengkap, seperti eskalator untuk memudahkan para jamaah mengakses ke lantai atas, tentunya ini jarang di terapkan pada masjid di Indonesia. Kepasitas luas dan tata letak yang terbuka, sehingga memastikan dapat menampung puluhan ribu jamaah yang ingin beribadah dengan nyaman. Apalagi didukung dengan dekorasi dan pencahayaan yang alami, sehingga membuat jamaah saat shalat menjadi lebih khusyuk. Tidak hanya itu, desain kubah masjid yang tinggi juga membantu sirkulasi udara pada ruang utama. Jadi, tidak heran jika banyak buah bibir masyakarat dan menjadikannya sebagai ikon sejati di Jawa Timur.

Share Post :